Kapal Penambang Pasir Tenggelam, Satu Orang Hilang
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
KUKAR-
Terjadi insiden kapal penambang pasir karam di perairan Sungai Mahakam,
tepatnya di Desa Loa Duri Ulu, Loa Janan Pada Kamis (6/10/2022).
Kapal tersebut bermuatan pasir yang akan
dijual dan membawa 3 orang penumpang, namun ditengah perjalanannya kapal
tersebut alami musibah, sehingga mengakibatkan karam.
"Ketika mau sampai tujuan, kapal itu
alami musibah yakni terdengar suara papan lepas dari bawah, dan mesinnya
mati," ucap Kapolsek Loa Janan Iptu Aksaruddin Adam kepada Poskotakaltimnews,
Jum'at (7/10/2022).
Lanjut dia, saat itu juga orang yang berada
di kapal tersebut menyalakan pompa air, untuk mengatasi air yang masuk kedalam
kapal, dan kapalnya larut kembali ke tengah Sungai Mahakam.
"Setelah
dinyalakan pompa air, namun tidak sanggup mengatasi air yang masuk ke kapal,
sehingga 3 orang yang berada di kapal segera terjun ke Sungai Mahakam," sebutnya.
Ia mengatakan, 2 korban dinyatakan selamat,
namun 1 korban lainnya diduga tenggelam terseret arus Sungai Mahakam. Atas
kejadian tersebut warga melaporkan hal itu ke Polsek setempat, dan Polisi
segera mendatangi TKP.
"Tiba di TKP kami melakukan pemeriksaan
terhadap saksi saksi, bahwa korban yang tenggelam bernama Abdul Rohim,"
jelasnya
Polisi berkoordinasi dengan Satpolair Kukar
dan Basarnas, untuk dilakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan.
"Korban belum ditemukan, kendala yang
dialami adalah arus yang cukup deras, karena TKP tersebut merupakan pusaran air
Sungai Mahakam," ujarnya.
Sementara itu Kepala Basarnas Kaltim
Melkianus Kotta menuturkan, unsur yang terlibat dalam pencarian korban yakni,
Polsek Loa Duri, relawan Samarinda, dan Loa Duri, serta Polair Polres Kukar.
"Diduga korban tidak dapat melepaskan
diri, terkurung didalam kabin kapal saat tenggelam. Kami terus melakukan
pencarian di TKP dengan radius 3 KM," ungkap Melkianus Kotta.(*riz)